Pendidikan Pembebasan Menuju Keadilan Gender

Authors

Farichatul Maftuchah
Universitas Islam Negeri Prof. K.H Saifudin Zuhri Purwokerto

Synopsis

Salah satu putra bangsa yang mempunyai kepedulian terhadap terciptanya tatanan bangsa yang berkeadilan adalah Mansour Fakih, seorang tokoh penegak HAM (Hak Asasi Manusia) dan aktifis gender. Mansour Fakih menilai bahwa relasi antara laki-laki dan perempuan masih menyisakan berbagai macam problem, problem dari sisi substansi penciptaan maupun dari sisi peran yang berimplikasi pada ketidakadilan. Upaya untuk menciptakan tatanan social yang berimplikasi pada ketidakadilan. Upaya untuk menciptakan tatanan social yang lebih adil gender terus dilakukan, salah satunya adalah lewat pendidikan. Dengan pendidikan pembebasan yang mengedepankan semangat kritis, masyarakat dibangkitkan kesadarannya dalam menghadapi realita kehidupan.

            Pemilihan tokoh Mansour Fakih dalam buku ini karena dia seorang ilmuwan muslim yang tidak hanya berperan di dunia akademik (perguruan tinggi) sja, melainkan seorang intelektual organic yang lahir dari dialektika teori dan praktik. Mansour Fakih dikenal luas diberbagai kalangan, baik dunia akademik maupun masyarakat, bahkan di dunia Internasional. Mansour Fakih adalah intelektual yang mempunyai kemahiran diskursus pengetahuan, memahami, dan terlibat langsung dengan praktik di lapangan.

Published

December 9, 2018

License

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.