Bimbingan dan Konseling Kelompok Teori dan Praktik
Keywords:
Konseling Kelompok, Bimbingan Kelompok, Dinamika Kelompok, HalaqohSynopsis
Buku "Bimbingan dan Konseling Kelompok: Teori dan Praktik" merupakan panduan komprehensif yang membahas konsep dasar teori dan praktik terkait bimbingan dan konseling kelompok. Buku ini tidak hanya menawarkan pemahaman mendalam mengenai bimbingan dan konseling kelompok, tapi juga menyajikan berbagai tahapan maupun teknik yang dapat diimplementasikan sebagai alat yang efektif dalam membantu individu dalam kelompok mengatasi masalah dan mencapai pertumbuhan pribadi. Dalam buku ini, pembaca akan diajak untuk menjelajahi berbagai jenis-jenis kelompok, orientasi & tujuan kelompok, kepemimpinan dalam kelompok, proses & dinamika kelompok, penggunaan pendekatan & teknik dalam kelompok, dan sistematika penerapannya dalam membangun dinamika kelompok.
Penulis juga menyajikan hasil penelitian bimbingan dan konseling kelompok dengan pendekatan dan model tertentu sehingga dapat menjadi gambaran yang lebih realistis. Dengan penekanan pada integrasi teori dengan praktik, "Bimbingan dan Konseling Kelompok: Teori dan Praktik" merupakan sumber daya yang berharga bagi konselor, mahasiswa, dan profesional di bidang bimbingan dan konseling yang tertarik untuk mendalami dan meningkatkan kompetensi mereka dalam konseling kelompok.
References
Abdullah, Abdul Lateef (2009). Toward a Concept of Islamic Personality. [Online]. Tersedia: http://www.crescentlife.com/articles/islamic%20psych/conceptofislamicpersonality.htm [2 Januari 2009].
Abdul Mujib (2005). Kepribiadian Psikologi Islam. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Abdullah, Somaya (2007). Islam and Counseling: Model Of Practice in Muslim Communal Life. [Online].Tersedia: http://www.iona.edu/academic/artsscience/orgs/pastoral/issues/2007v42/somayaabdullah.pdf [3 Februari 2009].
Al-Qardhawy, Yusuf (1980). Pendidikan Islam dan Madrasah Hasan Al-Banna. Jakarta: Bulan Bintang.
Ali, Osman M., Milstein G. and Marzuk, P.M. (2005). The Imam’s Role in Meeting: The Counseling Needs of Muslim Communities in The United States. [Online]. Tersedia: http://www.apa.edu/americanpsyciatricassociation/v7n8/html. [7 Januari 2009].
Amseke, F. V. (2018). Pengaruh Dukungan Sosial Orang Tua terhadap Motivasi Berprestasi. Ciencias: Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Pendidikan, 1(1), 65–81.
Ancok, D., Suroso, F. N., & Ardani, M. S. (2000). Psikologi islami: Solusi Islam Atas Problem-Problem Psikologi. Pustaka Pelajar.
Ancok, Djamaludin. (2002). Outbond Management Training. Yogyakarta: UII Press.
Anggriawan, Y. (2021). Motivasi Berprestasi Atlet Mahasiswa di Unit Kegiatan Mahasiswa Universitas Hasanuddin= Achievement Motivation of Student Athletes in Hasanuddin University Student Activity Unit. Universitas Hasanuddin.
Bastaman, H.D. (1995). Integrasi Psikologi dengan Islam, Menuju Psikologi Islami. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
-------------(2007). Logoterapi: Psikologi untuk Menenmukan Makna Hidup dan Meraih Hidup Bermakna. Jakarta: Rajawali Pers.
Buzan, T. (2009). Buku Pintar Mind Map. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.
Carroll, M. (2003). Developmental groups in school counseling. Counseling and Human Development, 36(4), 1.
Chen, Charles P. (1995). Group Counseling in Different Culture Context: Several Primary Issues in Dealing with Chinese Clients. [Online]. Tersedia: http://www.highbeam.com/Search?searchTerm=group+counseling+in+islam [3 Februari 2010].
Corey, Gerald (2008). Theory and Practice of Group Counseling. Belmont: Thomson Brooks/Cole.
Corey, Marianne S. and Corey, Gerald (2006). Group: Process and Practice. Belmont: Thomson Brooks/Cole.
Danny W, Pettry. (2012). Cinema Therapy: An Idea for Recreational Therapists. Huntington, West Virginia.
Damanik, R. (2020). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Motivasi Berprestasi Mahasiswa. Jurnal Serunai Administrasi Pendidikan, 9(1), 51–55. https://doi.org/10.37755/jsap.v9i1.252
Dita Iswari & Nurul Hartini. (2005). Pengaruh Pelatihan dan Evaluasi Self Talk terhadap Penurunan Tingkat Body Dissatisfaction. Journal Unair Surabaya (Volume 7 Nomor 3).
Departemen Pendidikan Nasional. (2008). Penataan Pendidikan Profesional Konselor dan Layanan Bimbingan dan Konseling dalam Jalur Pendidikan Formal.
Effendi, Kusno. (2019). Proses dan Ketrampilan Konseling. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Fall, Abdul Aziz (2009). Islamic Approach to Personality Assesment. Kualalumpur: IIUM.
Fuad, M. (2013). Halaqah Sebagai Model Bimbingan Kelompok untuk Mengembangkan Kepribadian Muslim: Studi Etnografis pada Komunitas Jama’ah Tarbiyah di Kota Purwokerto. Universitas Pendidikan Indonesia.
Gladding, Samuel T. (2012). Konseling: Profesi yang Menyeluruh. Jakarta: PT Indeks.
Hamdan, Aisha ( 2007). A Case Study of a Muslim Client: Incorporating Religious Beliefs and Practices. [Online]. Tersedia:http://proquest.umi.com/pqdweb?did= 1256045431&sid=2&Fmt=3&clientId=83698&RQT=309&VName=PQD [1 April 2009].
Idamansyah, M. (2018). Menjadi Mahasiswa Berprestasi (Studi Fenomenologi Mahasiswa Berprestasi di Fakultas Ekonomi, Universitas Islam Indonesia).
Irawan, R. (2015). Perbedaan Motivasi Berprestasi Antara Karyawan Kontrak Dengan Karyawan Tetap Di PT Media Antara Nusa Medan. Universitas Medan Area.
Jacobs, E. E., L. Harvill and Robert L. M. (1994). Group Counseling: Strategies & Skills. California: Brooks/Cole.
Jacobs, E. E., Schimmel, C. J., Masson, R. L. L., & Harvill, R. L. (2015). Group Counseling: Strategies and Skills. Cengage Learning.
Joyoatmojo, Soetarno (2010). Praktik Pemberian Bantuan Tradisional di Kalangan Warga Masyarakat Jawa Kejawen: Studi Kasus pada Warga Masyarakat Priyayi Surakarta. [Online]. Tersedia: http://us.mc598.mail.yahoo.com/mc/welcome? .[5 Agustus 2010].
Karo, M. B., Keb, St., & SKM, M. K. (2022). Persyaratan JJA.
Khoirudin, A. (2021). Menemukan Makna Hidup. CV Jejak (Jejak Publisher).
Komalasari, S. (2015). Motif Berprestasi Mahasiswa Berdakwah. Alhadharah: Jurnal Ilmu Dakwah, 14(28), 1–11.
Lambart, Louise (2008). A Counseling Model for Young Women in the United Arab Emirates: Cultural Considerations. [Online]. Tersedia: http://proquest.umi.com/pqdweb?did= 1501683231&sid=2&Fmt=3&clientId=83698&RQT=309&VName=PQD [3 April 2010].
Lubis, S. Hadi (2010). Menggairahkan Perjalanan Halaqah: Kiat agar Halaqah Lebih Dahsyat Full Manfaat. Yogyakarta: Pro-U Media.
Lubis, D. H. (2015). Hubungan Antara Harga Diri dan Motivasi Beprestasi Dengan Perilaku Menyontek Pada Siswa SMA Negeri 8 Medan. Universitas Medan Area.
Mahmud, Ali A. H. (2008). Perangkat-perangkat Tarbiyah Ikhwanul Muslimin. Surakarta: Era Intermedia.
Malchiodi, Cathy, A. (2003). Handbook of Art Therapy. New York: Guilford Press March.
Mappiare, A. (2006). Kamus Istilah Konseling dan Terapi. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Mitchell, Richard Paul (2005). Masyarakat Al-Ikhwan Al-Muslimun: Gerakan Dakwah Al-Ikhwan di Mata Cendekiawan Barat. Surakarta: Era Intermedia.
Natawidjaja, Rochman. 2009. Konseling Kelompok: Konsep Dasar & Pendekatan. Bandung: Rizqi Press.
Pennebaker, J.W., & Friedman, C. (2007). Expressive writing, Emotional Upheavals, and Health. In H. Friedman and R. Silver (Eds.), Handbook of Health Psychology. New York: Oxford University Press.
Rusmana, Nandang (2009). Bimbingan dan Konseling Kelompok di Sekolah: Metode, Teknik, dan Aplikasi. Bandung: Rizqi.
Sepfitri, N. (2011). Pengaruh dukungan sosial terhadap motivasi berprestasi siswa MAN 6 Jakarta.
Sharf, Richard S. 2012. Theories of Psychotherapy and Counseling. USA: Cengage Learning
Shechtman et al. (2003). The Impact of Culture on Group Behavior: A Comparison of Three Ethnic Groups. Journal of Counseling and Development. 81, (2), 208-220.
Siddik et al., (2004). Manajemen Tarbiyah Anggota Pemula. Bandung: Syaamil Cipta Media.
Sink, Christopher A. (2004). Spirituality and Comprehensive School Counseling Programs. [Online]. Tersedia: http://proquest.umi.com/pqdweb?index=22&sid=24&srchmode.[6/2/ 2009].
Subandi (2000). “Strategi Pengembangan Psikoterapi Berwawasan Islam”, dalam Metodologi Psikologi Islami. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Sumanto, M. A. (2014). Pisikologi Umum. Media Pressindo.
Suranata, K. (2013). Pengembangan Model Konseling Logo untuk Mencegah Peyalahgunaan Narkoba, Psikotropika dan Zat Adiktif Lainnya Pada Para Siswa di Bali. JPI (Jurnal Pendidikan Indonesia), 2 (1).
Susanta, Agustinus. (2008). Merancang Outbond Training Professional. Yogyakarta: Andi Offset
Susanto, N. H., & Lestari, C. (2018). Problematika Pendidikan Islam di Indonesia: Eksplorasi Teori Motivasi Abraham Maslow dan David McClelland. Edukasia Islamika, 184–202.
Walidaini, B. (2022). Motivasi Berprestasi Mahasiswa serta Peran UPBK dalam Mengoptimalkan Motivasi Prestasi. Educational Guidance and Counseling Development Jounal, 5(2), 89–97.
Widianti, E. (2011). Pengaruh Terapi Logo dan Terapi Suportif Kelompok terhadap Ansietas Remaja di Rumah Tahanan dan Lembaga Pemasyarakatan Wilayah Provinsi Jawa Barat. Depok: Universitas Indonesia.
Wijayanto, Adi. 2021. Modifikasi Permainan Outbond Anak. Malang: Pustaka Learning Center.
Winkle, W.S., & Hastuti, M.M.S. (2013). Bimbingan dan Konseling di Institusi Pendidikan. Yogyakarta: Penerbit Media Abadi.
Wolz, Birgit. (2011). Cinema Therapy: Using the Power of Imagery in Films for the Therapeutic Process.
Yaaqob, S. (2000). Towards Islamic Psychology. [Online]. Tersedia: http://www.crescentlife.com/articles/toward_islamic_psychology.htm [7 Agustus 2009].
Yasmin, Ummu (2007). Materi Tarbiyah: Panduan Kurikulum bagi Da’i dan Murabbi. Solo: Media Insani Press.
Yusuf, Syamsu dan Nurihsan, A. Juntika (2008). Teori Kepribadian. Bandung: Rosda.
Zulkarnain, W. (2022). Manajemen Layanan Khusus di Sekolah. Bumi Aksara
Jongeling, S., Bakker, M., Zorge, R. V., & Kakebeeke, K. V. (2016). Photovoice Facilitator’s Guide. Rutgers
Matta, Anis (2010). Delapan Mata Air Kecemerlangan. Jakarta: Tarbawi Press.







