Robingah Cintailah Aku
Synopsis
“ Cinta memang sempurna. Cinta tak pernah koma. Cinta selalu penuh, dan titik. Cintalah yang akan mmbimbing kita dalam penebusan dosa...” (Jalan Gelap Langit Terang, Abdul Wachid B.S)
“Aku sangat ingin menikah denganmu, aku mencintaimu seperti kamu mencintai aku. Aku akan selalu menunggu sajak-sajakmu.” (Sebuah Kamar, Baban Banita)
“Sayang, kau telah menyelamatkanku dari cinta , maka kau berhak membunuhku dengan cinta. Mati di tanganmu terasa indah. Aku tak akan melupakanmu.” (Ruang Kosong, Heru Kurniawan)
“Selama ini aku selalu berada di dekatmu, mendukungmu, memberikan segala yang kamu butuhkan? Tidakkah itu cukup?)” (Sebuah Cinta dan Tanda Tanya, N.S. A Lesthia K)
“Siapa bilang rasa cemburu hanya milik perempuan? Bukankah itu sebuah kodrat bagi para pecinta?” (Jalan Melingkar, Lala ST Wasilah)







