Dakwah Antarindividu: Teori dan Aplikasi

Authors

Abdul Basit
Universitas Islam Negeri Prof. K.H Saifudin Zuhri Purwokerto

Synopsis

Wamaa’alainaa illal balaaghul mubiin” artinya “kewajiban kami tidak lain hanyalah menyampaikan secara jelas” (Yasin (36), 17). Inilah salah satu dasar yang mewajibkan umat muslim untuk berdakwah. Dakwah merupakan sarana vital bagi proses perkembangan dan kemajuan Islam. Oleh karena itu, dakwah merupakan keharusan bagi umat Islam.

Secara historis, kehadiran dan peran dakwah senantiasa berinteraksi dengan perubahan sosial yang terjadi di masyarakat. Dalam kehidupan para Rasul Allah, termasuk Muhammad SAW, kehadiran dan peran dakwah memiliki arti yang signifikan bagi kehidupan masyarakat. Dalam kehidupan sehari-hari, masyarakat tidak hanya diperkenalkan dan diajarkan mengenai hidup bermasyarakat dan bernegara karena Islam adalah sebuah din yang mengatur seluruh aspek kehidupan manusia. Oleh karena itu, dakwah yang dilakukan Muhammad SAW tidak terlepas dari konteks kehidupan masyarakat sebagai objek dakwahnya. Sebagaimana pesan yang disampaikan Beliau: “Kami diperintah supaya berbicara kepada manusia menurut kadar akal (kecerdasan) mereka masing-masing” (H.R. Muslim). Ajaran Nabi ini memberikan kerangka berpikir yang bersifat prinsipil dan metodologis dalam pengembangan dakwah.

Published

July 17, 2008

License

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Details about this monograph

ISBN-13 (15)

979-3896-76-0

Physical Dimensions

14cm x 21cm x 10mm