Pengembangan Instrumen Evaluasi Domain Afektif Mata Pelajaran Aqidah Akhlaq
Synopsis
Buku ini berawal dari keprihatinan penulis terhadap realitas,masih dominannya penggunaan teknis tes dalam pengukuran pencapaian hasil belajar. Di sisi lain aspek penanaman aqidah serta dimilikinya akhlakq al karimah, yang merupakan inti dari tujuan mata pelajaran aqidah akhlaq, tidak dapat diukur dengan meggunakan teknik tes. Teknik tes lebih tepat dipergunakan untuk mengukur hasil belajar domain kognitif, sementara domain afektif lebih tepat menggunakan teknik non-tes. Kendala selanjutnya adalah kerumitan prosedur dalam merancang dan menyusun instrumen non-tes yang memiliki faliditas dan reliabilitas yang memadai. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi sumbang saran dalam pengembangan instrumen evaluasi, khususnya untuk domain afektif. Buku ini dapat dijadikan sumbang saran dunia kependidikan dalam upaya menemukan prosedur pengembangan instrumen evaluasi yang valid dan reliabel untuk mengukur pencapaian tujuan pendidikan pada domain afektif. Dengan diberlakukannya kurikulum 2013, yang mengubah urutan dimensi dalam standar kompetensi lulusan (SKL) menjadi: sikap, pengetahuan, dan keterampilan, maka buku ini diharapkan dapat memberikan kontribusi kepada pelaksana pendidikan di sekolah, khususnya bagi para guru.







